Kamis, 27 Oktober 2016

sunnah-sunnah di bulan Ramadhan

Nabi besar kita, Muhammad SAW telah mencontohkan kepada
umat amalan sunah-sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci
Ramadhan. Jadi apalagi yang kita tunggu? Berikut ini beberapa
sunah ibadah sesuai sunnah Rasul SAW.
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu agar
kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah (2): 183]
Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan
puasa ramadhan sesuai sunnah rasul saw:
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Apabila telah datang waktu berbuka puasa, hendaklah
menyegerakan berbuka, karena didalamnya terdapat banyak
kebaikan. Rosulullah SAW bersabda :
ﻟَﺎ ﻳَﺰَﺍﻝُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻣَﺎ ﻋَﺠَّﻠُﻮْﺍ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮَ –
ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺸﻴﺨﺎﻥ
“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama
mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan
Muslim)
2. Melaksanakan Makan Sahur
ﺗَﺴَﺤَّﺮُﻭْﺍ ﻓَﺈِﻥَّ ﻓِﻰ ﺍﻟﺴَّﺤُﺮِ ﺑَﺮَﻛَﺔٌ –
ﺍﻟﺸﻴﺨﺎﻥ –
“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu
terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Membaca Al-Qur’an (Tilawah)
Ayat Al-Qur’an diturunkan pertamakali pada bulan
Ramadhan. Maka tak heran jika Rasulullah SAW sering dan
lebih banyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan
dibandingkan di bulan-bulan lain.
Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang Ramadhan, maka
kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-
Qur’an.” Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi,
pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita akan menjadi
insan yang berkah.
Buatlah target untuk diri anda sendiri. Jika di bulan-bulan lain
kita khatam membaca Al-Qur’an dalam sebulan, maka
misalnya di bulan Ramadhan kita bisa memasang target dua
kali khatam. Lebih baik lagi jika ditambah dengan menghafal
satu juz atau surat tertentu. Hal ini bisa juga dijadikan
program unggulan bersama keluarga.
4. Memberikan Makanan Berbuka Puasa (Ith’amu ath-
tha’am)
ﻣَﻦْ ﻓَﻄَﺮَ ﺻَﺎﺋِﻤًﺎ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮِﻩِ ﻭَﻟَﺎ
ﻳَﻨْﻘُﺺُ ﻣِﻦْ ﺍَﺟْﺮِ ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢِ ﺷَﻴْﺊٌ – ﺻﺤﻴﺢ
ﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻰ ﻭ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻯ
“Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada
orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang
yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun
pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan Tirmidzi)
Amal ibadah mulia ini dapat Anda manfaatkan bersama
tetangga atau anak-anak yatim yang bermukim disekitar
rumah Anda. Memberikan makanan ini hanya satu contoh
yang dapat kita terapkan dalam hal berbagi rezki kepada
sesama umat. Hal ini juga perlu dibiasakan, agar setelah
selesai bulan Ramadhan, hal ini tidak punah begitu saja.
5. Berdakwah
Jangan sia-siakan momen Ramadhan kali ini. Sepanjang
bulan Ramadhan kita punya kesempatan berdakwah karena
pastinya suasana Ramadhan sudah sangat terasa dimana-
mana dan tiap orang siap menerima nasihat.
ﻭَﻟْﺘَﻜُﻦْ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﺃُﻣَّﺔٌ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮِ
ﻭَﻳَﺄْﻣُﺮُﻭﻥَ ﺑِﺎﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ ﻭَﻳَﻨْﻬَﻮْﻥَ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮِ
ﻭَﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﻔْﻠِﺤُﻮﻥ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang
menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf
dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang
yang beruntung” (TQS. Al-Imran[3] : 104)
Namun pastikan jika Anda memberi nasihat haruslah ada
dalilnya. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw: “Barangsiapa
menunjuki kebaikan, baginya pahala sebagaimana orang
yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang
yang mengamalkannya sedikitpun.”
6. Shalat Tawawih (Qiyamul Ramadhan)
Ibadah sunnah yang khas di bulan Ramadhan adalah shalat
tarawih (qiyamul ramadhan). Dan yang paling penting diingat
ialah shalat tarawain dapat dilakukan dirumah sekalipun.
Rasulullah saw pernah merasa khawatir karena takut shalat
tarawih dianggap menjadi shalat wajib karena semakin hari
semakin banyak yang ikut shalat berjamaah di masjid
sehingga beliau akhirnya melaksanakan shalat tarawih sendiri
di rumah. *Baca Juga: Etika Shalat Tarawih & Witir
7. I’tikaf
Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan Rasulullah
saw. I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat
beribada kepada Allah swt. Abu Sa’id Al-khudri
meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah beri’tikaf pada
awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering
di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
ayangnya, ibadah ini dianggap berat oleh kebanyakan orang
Islam, jadi sedikit yang mengamalkannya. Hal ini dikomentari
oleh Imam Az-Zuhri, “Aneh benar keadaan orang Islam,
mereka meninggalkan i’tikaf padahal Rasulullah tidak pernah
meninggalkannya sejak beliau datang ke Madinah sampai
beliau wafat.”
8. Lailatul Qadar
Ada bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa: lailatul
qadar, malam yang penuh berkah. Malam itu nilainya sama
dengan seribu bulan. Rasulullah saw. amat menjaga-jaga
untuk bida meraih lailatul qadar. Maka, Beliau menyuruh kita
mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir
bulan Ramadhan.
Kenapa? Karena, “Barangsiapa yang shalat pada malam
lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan
mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Begitu kata
Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Bahkan, untuk mendapatkan malam penuh berkah itu,
Rasulullah saw. mengajarkan kita sebuah doa, “Allahumma
innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.” Ya Allah,
Engkaulah Pemilik Ampunan dan Engkaulah Maha Pemberi
Ampun. Ampunilah aku.
9. Umrah
Jika Anda punya rezeki cukup, pergilah umrah di bulan
Ramadhan. Karena, pahalanya berlipat-lipat. Rasulullah SAW.
berkata kepada Ummu Sinan, seorang wanita Anshar, agar
apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan
umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama
Rasulullah saw. (HR. Bukhari dan Muslim)
10. Bertaubat
Selama bulan Ramadhan, Allah SWT membukakan pintu
ampunan bagi seluruh hambanya. Karena itu, bulan
Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita untuk
bertaubat kembali ke fitrah kita.
11. Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum hari Ramadhan
berakhir oleh umat Islam, baik lelaki-perempuan, dewasa
maupun anak-anak. Tujuannya untuk mensucikan orang
yang melaksanakan puasa dan untuk membantu fakir
miskin.
Itulah beberapa amalan ibadah mulia yang diajarkan oleh Nabi
besar kita Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan. Semoga kita
dapat mengerjakan semua amalan ibadah tersebut dengan niat
ikhlas dan mengharap ridho HANYA dari Allah SWT. Amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar